![]() |
| dokumen pribadi Ditulis oleh Syintia Febrianti |
Perempuan identik dengan paras cantik dan lemah lembut. Terkadang kecantikan tak melulu harus dengan polesan makeup tebal dan berjalan bak model di catwalk. Karena pada hakekatnya, Tuhan Yang Maha Esa telah menciptakannya dengan sebaik-baik bentuk.
Di zaman modern saat ini, tingkat kejahatan terhadap perempuan terbilang tinggi. Salah satu alasannya karena perempuan itu merupakan makhluk yang lemah dan posisinya lebih rendah dibandingkan laki-laki. Istilah pribahasa ada yang mengatakan bahwa perempuan selalu dibawah ketiak laki-laki. Tak heran, perempuan dijadikan objek kejahatan seksual kaum adam.
Namun, bagaimana jika perempuan-perempuan cantik jago bela diri pencak silat? Ya, seni bela diri adalah suatu kesenian yang timbul untuk mempertahankan atau membela diri. Sedangkan Pencak silat adalah suatu seni bela diri tradisional asal Indonesia yang memerlukan banyak konsentrasi. (Wikipedia)
Perempuan yang mengikuti seni bela diri mempunyai penilaian tersendiri, mereka akan terlihat tangguh dengan mengenakan baju pansi - baju khas seni bela diri pencak silat - saat latian berlangsung. Namun, akan tetap terlihat anggun dengan aura yang terpancar dengan sendirinya secara alami dan natural.
Perempuan jago silat itu jauh lebih percaya diri ketika berpergian, ia tak perlu membawa pengawal pribadi untuk melindunginya dari kejahatan di luar sana. Tapi mereka harus tetap berhati-hati dan waspada, karena kita tidak tahu bagaimana bentuk kejahatan yang akan terjadi.
Perempuan yang mengikuti olahraga seni bela diri pencak silat patut merasa bangga, karena selain belajar membela diri dengan teknik-teknik pencak silat, ia juga telah menjaga warisan budaya bangsa.
Jadi tunggu apa lagi, perempuan harus bisa bela diri sebelum kejahatan terjadi. Dan sebaiknya mereka belajar trik-trik ilmu bela diri pencak silat atau seni bela diri yang lain. Dengan begitu, laki-laki akan segan dan lebih menghormati kita sebagai kaum perempuan yang patut dijaga.
