Rabu, 21 September 2016

MEDIA KRITIS YANG BERTANGGUNG JAWAB

Bagiku, media adalah jembatan informasi atau pesan untuk masyarakat agar tercipta komunikasi yang efektif. Media dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, media harus kritis dan bertanggung jawab untuk memberikan berita yang akurat, tidak menyebarkan kebohongan, dan layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat luas.

Berita dibuat oleh wartawan. Wartawan membutuhkan perantara untuk menyebarkannya, begitupun sebaliknya; media membutuhkan wartawan untuk membuat berita. Oleh sebab itu, media dan wartawan merupakan satu kesatuan dalam menyebarkan informasi.

Tak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa orang awam sepertiku akan menjadi bagian dari mereka, tanpa latar belakang keluarga dibidang jurnalistik. Kini, aku terjun didalamnya dan berharap menjadi Pemilik Media.

Suatu hari, aku bertemu dengan pemilik media online Depokpos. Ia bernama Muhammad Ikhsan. Alasan terbentuknya media resmi Depokpos ialah ingin berkontribusi positif terhadap pembangunan di Kota Depok, baik melalui pemberitaan tentang giat pembangunannya atau dari segi kritik atas kinerja Pemerintah Kota yang dinilai masyarakat masih harus diperbaiki. Dengan harapkan bisa menjadi pengimbang pemberitaan yang jujur dan adil untuk mendukung pembangunan di Kota Depok tanpa menyampingkan sikap kritis.

Apalagi di zaman canggih dan modern ini, mengakses informasi semakin mudah, berita menyebar dengan cepat, media abal-abal bermunculan, masyarakat dengan mudahnya mempercayai isi berita tersebut, dan mereka tak menyadari bahwa berita yang disebarkan tersebut merupakan alat pembodohan publik dan ajang propaganda.

Oleh sebab itu, hal itu yang kian hari kian mendorong impianku menjadi Pemilik Media. Media yang kritis dari segi isi beritanya serta bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi yang sesuai fakta dan tidak bertentangan dengan kaidah-kaidah jurnalistik.

Syintia Febrianti

4 komentar:

Chafid mengatakan...

Percaya kepada diri sendiri, junjung tinggi kebenaran, tingkatkan kesabaran, jaga kaidah jurnalis maupun muslim. Semangaatt :))

Unknown mengatakan...

Terima kasih Ka Chafid, mampir terus diblogku yaa. :)

Unknown mengatakan...

Semangat kamuuu:)

Mukhofas mengatakan...

Hi Syintia Febirianti

media bagian dari cara komunikasi melalui kata kata, suara, dan gambar..

media adalah cabang cabangnya yang diperlebar lagi jangkauannya..

mungkin itu pendapatku